//Tips Merawat Ban Mobil untuk Keselamatan dalam Berkendara

Fungsi ban mobil sangatlah penting bagi sebuah kendaraan. Sebagai satu-satunya bagian mobil yang bersentuhan langsung dengan jalan dan juga menjamin agar kendaraan bisa berputar dan dapat berhenti dengan baik, perlu dilakukan perawatan khusus kepada ban mobil tersebut. Berbagai cara merawat ban mobil bisa dilakukan oleh sang pemilik mobil itu sendiri. Pemeriksaan dan perawatan ini tidak akan memakan waktu lama, namun akan sangat bermanfaat bila dilakukan secara teratur.

[su_divider top=”no” style=”dotted” divider_color=”#ccc” size=”1″ margin=”20″]

cara merawat ban mobil  Tips Merawat Ban Mobil untuk Keselamatan dalam Berkendara nissan x trail 1024x660

[su_divider top=”no” style=”dotted” divider_color=”#ccc” size=”1″ margin=”20″]

Jenis-jenis Perawatan Ban yang Bisa dilakukan Sendiri

Berikut ini adalah beberapa jenis perawatan ban yang wajib diketahui dan dilakukan oleh para pemilik mobil, yaitu:

  1. Memeriksa tekanan angin pada ban secara teratur minimal satu bulan sekali. Setiap mobil pastinya sudah mencantumkan ukuran tekanan angin yang tepat pada buku panduan atau pada stiker yang menempel di bagian dalam mobil dan pastikan untuk mengikuti aturan ini. Tekanan angin pada ban yang tidak tepat akan sangat berpengaruh dalam pengendalian kendaraan dan juga saat pengereman. Tidak hanya itu, hal ini bisa mengakibatkan gesekan yang lebih besar dengan jalan sehingga ban mudah aus dan cepat rusak.
  2. Lakukan rotasi ban secara teratur. Kondisi penggunaan ban secara umum pada bagian depan dan belakang adalah sama, namun bila diperhatikan lebih jauh, ada perbedaan yang terjadi seperti model pengereman yang memungkinkan kondisi ban, terutama ban depan untuk aus terlebih dahulu. Lakukan rotasi silang dengan cara menukar ban depan bagian kanan dengan ban belakang bagian kiri dan juga sebaliknya. Rotasi ini bisa dilakukan setiap 6000 mil  atau sekitar 7500 hingga10.000 km untuk menyeragamkan kondisi ban agar aus pada waktu yang bersamaan pula.
  3. Pastikan agar muatan mobil tidak melebihi kapasitas maksimum yang dianjurkan. Bila muatan mobil melebihi kapasitas maksimal maka hal tersebut akan membebani ban mobil sehingga usia ban mobil akan berkurang.
  4. Periksa ban mobil secara berkala dari tanda-tanda kerusakan seperti bocor atau terkelupas atau tanda-tanda aus alias gundul. Bila ada tanda-tanda kerusakan seperti yang sudah disebutkan diatas, maka harus segera dilakukan perbaikan atau diganti dengan ban baru.
  5. Mengganti ban baru bila sudah waktunya. Pada setiap ban ada yang dinamakan dengan TWI atau Tread Wear Indication berupa tanda segi tiga pada bagian dinding samping ban. Bila tapak ban sudah menyentuh tanda ini, maka ini artinya ban tersebut harus diganti dengan yang baru. Usahakan untuk selalu mengganti ban baru untuk ke empat ban mobil agar tercipta keseimbangan yang sama.
  6. Pastikan juga untuk memilih ban mobil yang sesuai dengan tipe dari kendaraan tersebut. Melakukan modifikasi dengan menggunakan ban yang berbeda adalah hal yang wajar dan sah dilakukan namun pastikan juga bahwa modifikasi yang dilakukan sudah tepat sehingga tidak mengganggu fungsi ban itu sendiri demi keamanan dalam berkendara.
[su_divider top=”no” style=”dotted” divider_color=”#ccc” size=”1″ margin=”20″]

Berbagai cara merawat ban mobil yang sudah disebutkan diatas adalah hal-hal yang bisa dilakukan sendiri oleh para pemilik mobil. Hal  yang sama juga dilakukan oleh PT Harpa Sekawan yang merupakan salah satu perusahaan rental mobil di Jakarta. Perusahaan ini sangat memperhatikan kondisi dari mobil-mobil yang mereka sewakan kepada orang lain sehingga tidak heran bila perawatan mobil dan berbagai elemennya termasuk ban itu sendiri menjadi sebuah hal rutin yang dilakukan oleh para tekhnisi di perusahaan ini demi kenyamanan dan keamanan para penyewa mobil.

2017-09-04T15:52:04+00:00